Your slogan here

Ketua Asosiasi Jawa Barat, Tommy Apriantono, mendesak PSSI serius menangani dugaan pengaturan skor di Liga 1 dan Liga 2. Polisi dilibatkan agar kasus itu lekas tuntas. 
 
Isu pengaturan skor berembus di Liga 1 dan Liga 2 belakangan ini. Persib Bandung yang menyebut-nyebut sejumlah pemainnya terlibat suap.

DominoQiu Qiu Qiu 99

Main Capsa

Daftar IDPRO 2019

Cara Buat Akun PRO

Samgong Online

SakongQQ Online

Judi Sakong

ProQBandar

ProDominoQQ

ProDomino99

 
Tak lama kemudian dugaan pengaturan skor juga muncul di babak delapan besar Liga 2. Yakni melibatkan Semen Padang dengan Kalteng Putera dan Aceh United menghadapi PS Mojokerto Putra. Tommy meminta agar PSSI tak membiarkan kabar itu sebagai isu semata dan diselesaikan hingga tuntas. Caranya, dengan menggandeng kepolisian. 
 
 
"Isu itu sudah mencederai kompetisi, imbasnya bisa mempengaruhi sponsor yang tidak mau lagi. PSSI harus serius menanganinya. Sudah saatnya PSSI minta bantuan polisi," kata Tommy dalam perbincangan dengan.
 
"Asprov Jabar mendukung agar PSSI melakukan investigasi secara tuntas. Transfer rekening bisa diinvestigasi, kalau ketahuan bersih ya bersih, kalau memang ada transaksi janggal bisa diusut. Jangan terlalu lama aroma suap etrcium dan dibiarkan hingga barang bukti hilang," dia menjelaskan. 

Bandar Ceme online

DominoQQ Online

DominoQQ Terpercaya

IkutSakong

Daftar DominoQiu

Ikut99

Daftar BandarQ

Domino Online 99

Ceme Menang

Hoki Ceme 99

99 Domino

 
Tommy juga meminta agar PSSI lebih tegas soal aturan kepemilikan klub. Juga perlu diterapkan agar klub tak mudah berpindah homebase.  "Aturan yang ada itu masih membuka peluang untuk melakukan pengaturan skor," ujar dia.